Ketua Naban M. Salim: HIKMU Hadir sebagai Penggerak Pemberdayaan UMKM dan Penguat Solidaritas Sosial



Jakarta, Februari 2026 — Ketua Himpunan Keluarga Maluku Utara (HIKMU), Naban M. Salim, menegaskan komitmen HIKMU untuk terus berperan aktif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat serta memperkuat nilai solidaritas sosial melalui berbagai kegiatan yang berdampak langsung. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan bazar UMKM, gerakan pangan murah, dan santunan anak yatim yang diselenggarakan di Jakarta International Velodrome, Jakarta.


Dalam pernyataannya, Naban menekankan bahwa HIKMU tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi bagi masyarakat Maluku Utara di perantauan, tetapi juga sebagai organisasi yang memiliki tanggung jawab sosial dan ekonomi terhadap anggotanya dan masyarakat luas.


“HIKMU hadir bukan hanya sebagai organisasi kekeluargaan, tetapi juga sebagai wadah yang mendorong kemajuan ekonomi dan memperkuat solidaritas sosial. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran HIKMU memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Naban M. Salim.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan bazar UMKM menjadi salah satu bentuk dukungan konkret HIKMU dalam memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang dan memperluas akses pasar.


“Melalui bazar UMKM ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka, memperluas jaringan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam mengembangkan usahanya. UMKM adalah kekuatan ekonomi masyarakat yang harus terus didukung bersama,” lanjutnya.


Selain pemberdayaan ekonomi, Naban juga menegaskan bahwa gerakan pangan murah merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi.


“Gerakan pangan murah ini merupakan wujud nyata kepedulian HIKMU untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kegiatan santunan anak yatim sebagai bagian dari komitmen sosial organisasi dalam menumbuhkan nilai kepedulian dan kebersamaan.


“Santunan anak yatim ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kami percaya bahwa kebersamaan dan solidaritas adalah fondasi penting dalam membangun komunitas yang kuat,” tegas Naban.


Lebih lanjut, Naban menyampaikan bahwa HIKMU akan terus berupaya menghadirkan berbagai program yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan ekonomi dan kegiatan sosial.


“Ke depan, HIKMU berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung pemberdayaan UMKM dan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin HIKMU menjadi organisasi yang adaptif, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar Maluku Utara, untuk terus memperkuat kebersamaan dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial.


“Kami mengajak seluruh keluarga besar Maluku Utara untuk terus bersatu, saling mendukung, dan berkontribusi dalam membangun komunitas yang kuat, mandiri, dan berdaya saing,” tutup Naban M. Salim.


Melalui berbagai inisiatif ini, HIKMU menegaskan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan, tetapi juga menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi dan solidaritas sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.***

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال